Bismillah...:-)

Senin, 21 Oktober 2013

Artikel: Mutiara Tersembunyi



Yang muda akan tua juga dengan kehendak Allah.
Menjual kecantikan tubuh dan wajah hanya akan membuatnya tenar dan kaya sejenak.
Suatu hari mungkin ia akan berhenti karena kematian, atau karena sudah tua atau karena tak laku lagi dan tidak ada job lagi.
Yang penting happy, kata kebanyakan pelacur.
Media pelacur pun mendukung maksiat.
Happy  itu hanya di dunia kawan, sedang di akhirat penuh dengan ketersiksaan di neraka jika tak bertaubat sebelum mati.
Sudah umum atau dianggap biasa saja ketika seorang wanita memasang foto wajahnya di dinding ruang tamu rumah, di facebook, blog, de el el.
Tanpa sadar ia rela menjadikan diri sendiri sebagai  pajangan dan memurahkan harga dirinya, hingga banyak laki-laki sudah terlebih dahulu menikmati keindahannya daripada suaminya.
Jika pun mendapatkan jodoh karena melalui tebar pesona wajah dan tubuh di keramaian dunia nyata atau maya, maka bersiap-siaplah mendapatkan kekecewaan.
Karena wanita yang tercela untuk laki-laki tercela.
Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik.
Jadilah mutiara tersembunyi, kawan!
Tak senangkah engkau menjadi bidadari yang paling cantik dan suci di surga?